Darurat BABS di Kahut, Kalimantan Tengah

Name : Brema Damanik, TinjuTinja Squad Kalimantan Tengah

"Indonesia sudah darurat BABS" begitu jawaban yang pertama kali keluar dari Brema Damanik mengenai motivasinya bergabung menjadi Tinju Tinja Squad.

 

Brema menyadari BABS sudah menjadi satu isu yang harus diwaspadai karena melihat lingkungan sekitarnya yang memprihatinkan. Atas dasar itulah Brema tergerak untuk mengambil sikap dan bergabung dengan Tinju Tinja Squad untuk memberantas BABS.

 

 

Ia pun sadar bahwa mengubah perilaku untuk tidak BABS adalah sesuatu yang sulit. Ditambah lagi di lingkungan ia tinggal tepatnya di Kecamatan Kahut, Kalimantan Tengah masih banyak penduduk yang tinggal di pinggiran sungai, sehingga BABS bisa dikatakan sudah menjadi bagian dari aktifitas mereka.

 

Sadar bahwa akan kesulitan jika memberikan edukasi sendirian, Brema pun menggandeng tokoh masyarakat sekitar untuk membentunya memberikan pemahaman akan bahaya BABS kepada masyarakat sekitar.

 

Hal ini terbukti cukup efektif, kondisi psikologi masyarakat sekitar yang tradisional cenderung lebih percaya dengan kehadiran tokoh masyarakat sekitar. Hal ini tentu mempermudah Brema dalam memberikan edukasi bahaya BABS.

 

Secercah harapan sudah diberikan oleh Brema di Kahut. Edukasi yang diberikan tentunya diharapkan dapat membawa perubahan bagi masyarakat sekitar dan nantinya akan berdampak luas.


Back To Top