Minim Pengetahuan, Tantangan Terbesar Pemberantasan Kebiasaan BABS

Name : Satriyo Fajar Dewantoro, Tinju Tinja Squad Malang, Jawa Timur.



Satriyo Fajar Dewantoro sungguh sadar bahwa tidak mudah dalam melakukan perubahan, apalagi perubahan baik. Namun, itu tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap bergerak.

Berawal dari keresahannya melihat kondisi lingkungan yang kotor, Satriyo menggunakan kesempatan sebagai Tinju Tinja Squad untuk melakukan perubahan. Tidak sulit bagi Satriyo untuk bergabung sebagai Tinju Tinja Squad karena ia sendiri pun sudah merasakan dampak buruk dari kebiasaan BABS. Hal ini sangat memotivasinya untuk menghentikan kebiasaan buruk ini.

Sosialisasi pertama dilakukan saat kegiatan Pramuka SMAN 5 Madiun. Sosialisasi pertama ini memberikan banyak sekali pemahaman pada Satriyo. Salah satunya adalah, ia sadar bahwa pemahaman tentang bahaya BABS ini sangat minim di lingkungan sekitarnya.

 

Salah satu peserta edukasinya pun pernah bercerita bahwa ia mengaku pernah menegur saudaranya yang melakukan BABS, namun justru dipandang sebelah mata karena teguran tersebut dianggap aneh. Padahal, mayoritas sudah memiliki toilet didalam rumahnya.

 

Satriyo tidak pernah putus asa, tingkat pengetahuan akan bahaya BABS yang rendah justru memicu semangatnya untuk melakukan perubahan. Sadar bahwa tugas ini tidak mudah, Satriyo pun memiliki rencana untuk bekerja sama dengan Tinju Tinja Squad yang lainnya.  Bagi Satriyo, jika para Tinju Tinja Squad ini dapat bergerak bersama, makan perubahan yang dirasakan pun akan semakin cepat.


Back To Top