Bekerjasama dengan Puskesmas dalam Edukasi BABS

Name : Fahran Aunurofi, Tinju Tinja Squad Bogor, Jawa Barat



Dalam proses edukasi bahaya BABS, salah satu tantangan nya adalah minimnya antusias dari peserta yang mendengarkan. Hal ini dikarenakan masih banyak yang menganggap isu ini sebelah mata. Banyak yang merasa bahwa isu ini tidak begitu penting.

Hal ini sangat disadari oleh Fahran Aunurofi. Fahran merupakan salah satu Tinju Tinja Squad terpilih yang berasal dari Bogor, Jawa Barat. Farhan baru saja menyelesaikan studi nya di SMAI Al-Mukhlishin dan memberikan waktunya untuk memberikan edukasi bahaya BABS.

 

Banyaknya masyarakat yang sulit antusias terhadap isu ini tidak mematahkan semangat Farhan. Dengan cerdik, Farhan turut menggandeng personil dari Pusksmas Keliling untuk meraih kepercayaan peserta edukasi.

 

Anggota Puskesmas masih sering dilihat sebagai salah satu tokoh masyarakat yang dapat dipercaya. Benar saja, edukasi yang dilakukan oleh Farhan berhasil dan masyarakat sekitarnya mulai sadar akan bahaya BABS.

 

Farhan berhasil melakukan edukasi di 4 lokasi yang berbeda. Salah satu yang paling berkesan menurutnya adalah ketika ia melakukan edukasi  di SMAI Al-Mukhlishin, yang merupakan tempat ia belajar.

 

Antusiasme yang tinggi membuat Farhan sangat bersemangat ketika melakukan edukasi. Tidak hanya siswa, namun Kepala Sekolah dari SMAI Al-Mukhlishin pun turut aktif memberikan pertanyaan.

 

Dengan edukasi bahaya BABS yang akan terus ia lakukan ini, Farhan berharap masyarakat Indonesia tidak lagi menganggap remeh BABS dan mulai berbenah kearah sanitasi yang lebih baik.


Back To Top